104 Kepsek SMA,SMK DAN SLB Gelombang Pertama Dilantik Gubernur NTT


         Gl🌏baltwo indo🇮🇩media/ijin share/kpg/25/3/2026

Kupang, 25 Maret 2026

104 Kepsek SMA,SMK DAN SLB Gelombang Pertama Dilantik Gubernur NTT 

Pemprov NTT melalui Dinas P&K NTT mewujudkan upaya - upaya strategis dan komprehensif dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kualitas pendidikan di provinsi kepulauan NTT secara khusus peningkatan kapasitas dan kualitas layanan kelembagaan juga kualitas perangkat pembelajaran baik aspek numerasi dan literasi juga administrasi dan kepemimpinan. Memasuki semester pertama tahun 2026; Pemprov NTT melalui Dinas P&K Provinsi dibawah kepemimpinan Ambrosius Kodo, S.Sos.,M.Si, kini merefitalisasi dan restrukturisasi dan refungsionalisasi kepemimpinan di aras SMA/SMK dan SLB secara menyeluruh untuk meregenerasikan kepemimpinan sekolah-sekolah dimaksud dengan generasi muda potensial guna mengimplementasikan Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.

Visi: Mewujudkan NTT  yang maju, mandiri, sejahtera dan berkelanjutan melalui transformasi menuju Indonesia Emas 2046; 

Misi:*Transformasi Ekonomi: Mendorong hilirisasi komoditas lokal dan memperkuat UMKM melalui digitalisasi,Dengan menyasar: 

*Kualitas SDM: Meningkatkan akses pendidikan berkualitas dan layanan kesehatan primer (termasuk penanganan stunting).

*Infrastruktur Terintegrasi: Mempercepat konektivitas antarwilayah untuk menurunkan biaya logistik.

*Reformasi Birokrasi: Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, melayani, dan berbasis data. Juga terutama point ke-6 dari Sapta program pemprov NTT yakni: Sekolah Vokasi Unggulan: Membangun pusat pendidikan vokasi yang kurikulumnya disesuaikan dengan potensi unggulan di masing-masing daerah dalam membangun Kerja sama dengan industri untuk mencetak tenaga kerja siap pakai.

Dalam kerangka program demikian Dinas P&K provinsi NTT mengadakan seleksi dan pengangkatan para kepala satuan pendidikan lingkup SMA/SMK dan SLB. Seleksi calon kepala sekolah (kepsek) telah berjalan sesuai regulasi yang berlaku dan mengacu pada Permendiknas Nomor 7 Tahun 2025 serta persetujuan teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Pada tahap pertama, sebanyak 104 calon kepala sekolah yang sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt)  juga telah mengikuti tes kesehatan jiwa dilaksanakan di RSKD Jiwa Naimata Kupang pada 23-25 Maret 2026. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan mental para calon pemimpin satuan pendidikan. Ambrosius juga menjelaskan kepada media ini bahwa peserta yang belum dipanggil pada tahap pertama diminta untuk tetap bersabar. Pasalnya, proses seleksi masih menunggu keluarnya pertek dari BKN sebelum berlanjut ke tahap berikutnya yakni tahap kedua akan dilantik 179 orang Kepsek diperkirakan pada Minggu pertama bulan April 2026 mendatang. 

Pelaksanaan proses seleksi calon kepala sekolah juga telah dilaksanakan dengan sangat ketat, dan telah memenuhi sejumlah aturan atau regulasi serta melibatkan Kemendikdasmen serta BKN Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat manajemen pendidikan di daerah, hal ini disampaikan oleh Kadis P&K Provinsi NTT Ambrosius Kodo pada suatu kesempatan jumpa dengan awak media provinsi di ruang rapat Dinas P&K Prov.NTT baru-baru ini. Menurut Ambrosius, Kedepan nantinya para siswa sekolah melalui Para Kepala SMA,SMK dan SLB yang telah dilantik akan ada upaya - upaya penanaman jiwa kewirausahaan yang juga menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian siswa dan efek dominonya adalah kemandirian dari aspek ekonomi menuju penciptaan lapangan kerja. Dan yang paling penting disini adalah Pertama: Penguatan karakter peserta didik sebagai fondasi utama dalam kehidupan. Kedua:  Peningkatan kualitas proses belajar mengajar guna mendorong capaian literasi dan numerasi, termasuk persiapan menghadapi tes kemampuan akademik tingkat SMA/SMK pada September 2026. Ketiga: Membangun kemandirian peserta didik melalui penanaman jiwa kewirausahaan dan Profesionalisme kepala sekolah juga ditentukan oleh kemampuan membangun jiwa entrepreneurship di lingkungan sekolah masing-masing.

Gubernur NTT dalam sambutan Pelantikan mengajak seluruh peserta dan undangan untuk memanjatkan puji dan syukur kehadiran Tuhan yang Maha Esa oleh karena kasih dan karunia-Nya, peristiwa ini bisa terjadi. Gubernur Emanuel Melki Laka Lena, menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia bagi generasi masa depan bangsa sangat ditentukan juga oleh adanya kapasitas dan peran para kepala sekolah yang memadai.

Menurut Gubernur NTT, berbagai kebijakan seperti pembangunan infrastruktur, pembaruan kurikulum, dan program pendidikan tidak akan berdampak signifikan tanpa kepemimpinan yang kuat di tingkat satuan pendidikan. Kepala Sekolah tidak cukup hanya menjadi administrator tetapi juga harus menjadi pemimpin pembelajaran yang memastikan proses belajar mengajar berjalan efektif, relevan, dan berorientasi pada peningkatan mutu peserta didik. Kepala Sekolah harus mampu menjadi agen dan pelopor perubahan yang responsif terhadap tantangan zaman, mendorong inovasi, serta membangun budaya kerja profesional di lingkungan sekolah masing-masing.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena juga mengakui bahwa sektor pendidikan di provinsi NTT masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain kesenjangan mutu pendidikan antarwilayah, keterbatasan akses pendidikan, serta rendahnya capaian literasi dan numerasi. Selain itu, perubahan dunia kerja yang cepat menuntut sekolah untuk menghasilkan lulusan yang adaptif dan kompetitif. Dalam konteks dimaksud, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa kepemimpinan sekolah harus berbasis kinerja. Keberhasilan Kepala Sekolah harus terukur melalui peningkatan kualitas pembelajaran, prestasi siswa di sekolah, penurunan angka putus sekolah, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. Menurut Melky Laka Lena; Jabatan Kepala Sekolah bukan sekadar posisi struktural, melainkan mandat profesional yang harus dibuktikan melalui capaian nyata.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu, Gubernur Melki Laka Lena menyoroti pentingnya pemanfaatan hasil asesmen pendidikan, termasuk Tes Kemampuan Akademik (TKA), sebagai dasar pengambilan kebijakan di tingkat sekolah. Gubernur NTT, Melki Laka Lena juga menginstruksikan agar seluruh Kepala Sekolah menandatangani Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja sebagai bentuk komitmen terhadap pencapaian target pendidikan yang ditetapkan.

Pelantikan para kepala sekolah SMA/SMK dan SLB dilaksanakan dihari ini Rabu, 25 April 2026 pukul 15.00 Witta dengan SK Gubernur NTT No. 816.2.1/140/BKD.3.2, Tanggal 24 Maret 2026. Acara pelantikan juga dihadiri wakil gubernur NTT, Irjenpol(P) DR. Drs. Johny Asadoma, S.Ik.,M.Hum, Plh. Sekda NTT Flori Rita Wuisan, Kadis P&K Prov NTT, Ambrosius Kodo, S.Sos.,M.SI dan jajarannya,Wakil Ketua DPRD NTT dan Anggota, Forkopimda NTT, Alim ulama Kristen, Katholik, Muslim, Hindu, pihak keluarga dari Kepsek yang dilantik, Paduan Suara SMA/SMK Se-Kota Kupang yang dibentuk oleh Wakil Gubernur NTT, Insan Pers dan sejumlah undangan lainnya.

Siaran pers ini dipublikasikan oleh Gl🌏baltwo indo🇮🇩media.#AyoBangunNTT.  *Vhe5eryputlynd.doc.glbtwo.Mrt.2026

IKLAN: GL🌏BALTWO INDO🇲🇨MEDIA

IBU KOTA NUSANTARA






NUSA TENGGARA TIMUR

NUSA TENGGARA TIMUR

KALABAHI ALOR-NTT

Lanjut:
Moru Mart-Mebung Mart-Mali Mart-Bukapiting Mart,Wolwal Mart-Mola Mart-Batunirwala Mart-Apui Mart-Kolana Mart-Mataru Mart Dan Lainnya




KOTA KUPANG DENGAN ICON: BUNGA SEPE

*MOBIL LISTRIK MASUK KOTA KUPANG*













Iklan

Iklan