Gl🌏baltwo indo🇮🇩media/ijin share/kpg/5/3/2026
Kupang, 5 Maret 2026
Gubernur NTT Apresiasi Peran KSP Kopdit Pintu Air Dalam Menggerakkan Ekonomi Masyarakat
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena menghadiri secara virtual kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) XXX KSP Kopdit Pintu Air Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Kabupaten Sikka, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum menuju 31 tahun perjalanan KSP Kopdit Pintu Air, yang akan diperingati pada April mendatang.
Dalam sambutannya, Gubernur NTT menegaskan bahwa KSP Kopdit Pintu Air merupakan contoh nyata kekuatan ekonomi kerakyatan yang tumbuh dari akar rumput. Berawal dari Rotat, Kabupaten Sikka, koperasi ini telah berkembang menjadi salah satu lembaga keuangan berbasis anggota terbesar di NTT dengan jangkauan hingga berbagai wilayah di Indonesia.
Menurut Gubernur, keberadaan koperasi sangat penting bagi masyarakat NTT yang sebagian besar hidup dari sektor pertanian, kelautan, dan usaha mikro kecil menengah. Akses terhadap lembaga keuangan formal sering kali menjadi tantangan bagi masyarakat di daerah kepulauan dan wilayah terpencil.
"KSP Kopdit Pintu Air hadir sebagai jembatan yang mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan akses permodalan yang lebih manusiawi. Melalui koperasi, masyarakat kecil yang sebelumnya tidak terjangkau layanan perbankan kini memiliki peluang untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa koperasi tidak hanya menyediakan layanan simpan pinjam, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi melalui pendidikan literasi keuangan, permodalan berbasis kepercayaan anggota, serta sistem solidaritas sosial yang melindungi anggota ketika menghadapi risiko ekonomi ketika dilanda musibah.
Gubernur NTT juga menyampaikan bahwa sekitar 60 persen masyarakat NTT bergerak di sektor pertanian, peternakan, dan UMKM. Karena itu, koperasi perlu terus memperluas perannya dalam mendorong sektor produktif dan hilirisasi usaha anggota.
“Saya telah berkoordinasi dengan Menteri UMKM agar koperasi semakin masuk ke sektor-sektor produktif. Dengan begitu, koperasi tidak hanya menjadi tempat simpan pinjam, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi riil yang memberi nilai tambah bagi anggota,” jelasnya.
Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa Rapat Anggota Tahunan (RAT) merupakan mekanisme demokrasi tertinggi dalam koperasi yang memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan lembaga. Melalui RAT, anggota dapat mengevaluasi kinerja pengurus sekaligus menentukan arah kebijakan koperasi ke depan.
Sementara itu, Ketua Pengurus KSP Kopdit Pintu Air Yakobus Jano menyampaikan bahwa koperasi yang berdiri dari 50 anggota perintis tersebut kini telah berkembang pesat dengan 422.089 anggota, serta total aset mencapai Rp2,6 triliun. Menurutnya, tema RAT tahun ini yakni: "Mewujudkan Kesejahteraan Anggota Menuju Holding Company Koperasi Pintu Air." mencerminkan arah baru pengembangan koperasi menuju model bisnis yang lebih modern, profesional, dan akuntabel.
"Pengembangan menuju grup holding company koperasi diharapkan dapat memperluas manfaat ekonomi bagi anggota. Hal ini membutuhkan kerja sama yang solid dari seluruh elemen koperasi," ujar Yakobus.
Tokoh penggerak koperasi, Romanus Woga, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa RAT merupakan momentum penting untuk menilai perjalanan koperasi sekaligus mempersiapkan kader-kader baru yang akan melanjutkan gerakan koperasi.
"Kita mesti menjawab pertanyaan: mengapa kita menjadi anggota Kopdit Pintu Air? Kita tidak boleh hanya menjadi anggota pasif. Kita harus menjadi penggerak yang menjaga budaya hidup sederhana, kerja sama, dan solidaritas," katanya.
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago juga menyampaikan apresiasi atas peran KSP Kopdit Pintu Air yang dinilai telah menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, tidak hanya di NTT tetapi juga di tingkat nasional.
Dukungan terhadap penguatan koperasi juga datang dari pemerintah pusat. Sambutan Menteri Koperasi Republik Indonesia yang dibacakan oleh Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi, Henra Saragih, menegaskan bahwa koperasi tetap menjadi soko guru atau tiang uatama perekonomian nasional.
Kementerian Koperasi saat ini tengah menjalankan tiga agenda utama, yaitu rebranding koperasi, digitalisasi koperasi, dan pembaruan tata kelola koperasi. Pemerintah juga mendorong koperasi-koperasi besar seperti Kopdit Pintu Air untuk menjadi mentor bagi pengembangan koperasi lain di Indonesia, termasuk Koperasi Merah Putih.
Dengan kekuatan solidaritas anggota dan tata kelola yang terus diperkuat, KSP Kopdit Pintu Air diharapkan tetap menjadi motor penggerak ekonomi rakyat serta membuka jalan bagi terwujudnya NTT yang sehat, maju, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.
Siaran pers ini dipublikasikan atas kerjasama Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov.NTT dengan Gl🌏baltwo indo🇮🇩media.#AyoBangunNTT. *Vhe5eryputlynd*biroAPsetda.ntt.(OW).
IKLAN: GL🌏BALTWO INDO🇲🇨MEDIA
![]() |
| Lanjut: Moru Mart-Mebung Mart-Mali Mart-Bukapiting Mart,Wolwal Mart-Mola Mart-Batunirwala Mart-Apui Mart-Kolana Mart-Mataru Mart Dan Lainnya |


















