Launching Dan Pelatihan Guru Program GURUBOT Tutor AI Berbasis Luring Untuk Literasi Dan Numerasi



     Gl🌏baltwo indo🇮🇩media/ijin share/kpg/23/5/2026

Kupang, 23 Mei 2026

Launching  Dan Pelatihan Guru Program GURUBOT Tutor AI Berbasis Luring Untuk Literasi Dan Numerasi.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya pada aspek literasi dan numerasi di jenjang Sekolah Dasar, Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang berkolaborasi dengan Siunata Abadi Indonesia, Yayasan Daya Kreasi Anak Bangsa dan Skilvul akan menyelenggarakan program peningkatan literasi anak berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI) melalui Program “GuruBot”. Program ini merupakan inovasi pembelajaran berbasis AI dengan pendekatan offline-first yang dirancang untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung secara adaptif, serta mendukung guru dalam proses pembelajaran berbasis teknologi.

Kegiatan Launching dan Training perdana GURU BOT ini dilaksanakan pada Hari/ tanggal Sabtu, 23 Mei 2026 Jam 13.00 – 15.00 Witta, di Aula Rumah Jabatan Walikota Kupang. Adapun kegiatan dimaksud di sponsori Desiyanti K Jacob dari Founder Siunata. Menurut Desiyanti K Jacob, Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam capaian literasi dan numerasi, khususnya di wilayah rural dan 3T. Berdasarkan PISA 2022, Indonesia berada di peringkat 71 dari 81 negara dalam kemampuan membaca. Selain itu, sekitar 70% wilayah rural masih menghadapi keterbatasan akses internet dan fasilitas belajar. Tingkat ketidakhadiran guru di wilayah rural juga mencapai 34% (World Bank), sementara sekitar 27 juta siswa Indonesia mengalami kesulitan dalam kemampuan literasi dan numerasi dasar (Kemendes PDTT, 2020).

Keterbatasan infrastruktur digital dan sumber daya pembelajaran menyebabkan kesenjangan pendidikan semakin besar, terutama di wilayah yang jauh dari pusat perkotaan. Oleh karena itu, dibutuhkan solusi pembelajaran inovatif yang tetap dapat digunakan dalam kondisi keterbatasan konektivitas internet.



GURUBOT hadir sebagai platform pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI) dengan pendekatan offline-first, yang memungkinkan siswa belajar membaca, menulis, dan berhitung secara adaptif tanpa ketergantungan pada koneksi internet. Program ini dirancang untuk diintegrasikan langsung ke dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dasar dengan dukungan pelatihan guru, pendampingan implementasi, serta monitoring dan evaluasi berbasis data. Adapun pelaksanaan kegiatan ini bertujuan,:

Tujuan Umum: Mendukung peningkatan capaian literasi dan numerasi siswa sekolah dasar melalui pemanfaatan teknologi pembelajaran berbasis AI yang inklusif dan adaptif.

Tujuan Khusus:

1.Meningkatkan kemampuan dasar membaca dan berhitung siswa kelas awal.

2. Mendukung guru dalam mengintegrasikan teknologi pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar.

3. Meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pembelajaran interaktif.

4. Menghasilkan data pembelajaran yang dapat digunakan untuk monitoring perkembangan siswa.

Sasaran Program Sesuai dengan arahan Dinas Pendidikan, berikut adalah daftar sekolah yang akan dilibatkan :

1. SD Negeri Alak

2. SD Inpres Tenau

3. SD Inpres Namosain

4. Mis Fathul Mubin

5. SD Petra Alak

6. SDN Moin Feu

7. SD Negeri Palsatu

8. SD GMIT Manulai 2

9. SD GMIT Naioni

10. SD Negeri Oebobo 1

11. SD Pelita Hidup

12. SD GMIT 7 Oebufu

13. SDK St. Maria Assumpta

14. SD Negeri Maulafa

15. SD Kristen Tunas Mandiri

16. SD Negeri Nefosaka

17. SD Negeri Kuasaet

18. SD Negeri Oehendak

19. SD GMIT Kuanino 2

20. SD Inpres Mapoli

Guru

Guru kelas yang mengajar: 

* Kelas 1

*Kelas 2

*Opsional kelas 3 sesuai kebutuhan sekolah

Siswa

Siswa sekolah dasar dengan prioritas:

* Kelas 1

* Kelas 2

*Opsional kelas 3 sesuai kebutuhan sekolah

Durasi Program

Program direncanakan berlangsung selama maksimal 12 bulan dengan tahapan sebagai berikut:

Skema Implementasi Program di Sekolah

Program GURUBOT akan diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran di kelas melalui kolaborasi antara guru, sekolah, dan tim program melalui:Pelatihan Guru (Teacher Training).


Sebelum implementasi dimulai, guru akan mengikuti pelatihan selama ±2 minggu yang mencakup: Materi pelatihan meliputi:

*Pengenalan GURUBOT dan konsep AI dalam pendidikan.

*Literasi digital dasar untuk guru

* Strategi pembelajaran adaptif berbasis teknologi.

*Cara menggunakan platform GURUBOT

*Cara mengintegrasikan GURUBOT dalam kegiatan pembelajaran

*Penggunaan dashboard monitoring untuk memantau perkembangan siswa

Output dari pelatihan guru:

*Guru memahami cara menggunakan GURUBOT.

*Guru menyusun rencana integrasi GURUBOT dalam kegiatan pembelajaran

Implementasi Program di Sekolah

Setelah pelatihan guru selesai, program akan mulai diimplementasikan di kelas selama ±6 bulan: integrasi ke Kegiatan Pembelajaran.

Dalam implementasi program:

* Siswa kelas 1–2 yang menjadi peserta program akan menggunakan GURUBOT minimal 15 menit setiap hari.

*Penggunaan GURUBOT akan diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran literasi dan numerasi.

*Guru akan memfasilitasi penggunaan GURUBOT di dalam kelas sebagai bagian dari proses belajar.

Peran Guru:

1. Mengintegrasikan penggunaan GURUBOT dalam kegiatan belajar.

2. Mendampingi siswa saat menggunakan GURUBOT.

3. Memastikan siswa menggunakan GURUBOT minimal 15 menit per hari.

4. Memantau perkembangan siswa melalui dashboard monitoring.

5. Memberikan umpan balik kepada tim program terkait pengalaman penggunaan.

Dukungan Implementasi di Sekolah: Untuk mendukung implementasi program, beberapa kebutuhan berikut perlu dipersiapkan oleh sekolah:

-Menunjuk guru yang akan menjadi pendamping dan mengikuti pelatihan guru.

-Perangkat yang dapat mencakup: chromebook dan lab Komputer (jika tersedia).

-Dukungan kebijakan dan integrasi kurikulum

Monitoring dan Evaluasi

-Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan program berjalan dengan baik serta mengukur dampak program terhadap pembelajaran siswa. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui:

Monitoring Implementasi:

-Analisis data penggunaan platform

-Observasi kegiatan pembelajaran

 -Diskusi berkala dengan guru

Evaluasi Pembelajaran

-Pre-Assessment.

Dilakukan sebelum implementasi program untuk mengetahui kondisi awal kemampuan siswa.

-Post-Assessment

Dilakukan setelah implementasi untuk mengukur peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa.

Peran dan Tanggung Jawab Tim Program GURUBOT :

-Menyediakan platform GURUBOT

-Menyelenggarakan pelatihan guru

-Memberikan pendampingan implementasi

-Melakukan monitoring dan evaluasi

-Menyusun laporan perkembangan program Sekolah :

-Menunjuk guru peserta program.

-Mendukung integrasi program dalam kegiatan pembelajaran.

-Menyediakan waktu penggunaan GURUBOT di kelas.

Guru :

-Mengikuti pelatihan program.

-Mengintegrasikan penggunaan GURUBOT dalam pembelajaran.

-Mendampingi siswa selama penggunaan aplikasi.

-Berpartisipasi dalam monitoring dan evaluasi program.

Output yang Diharapkan

Melalui implementasi program ini diharapkan dapat tercapai:

1.Peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa kelas awal.

2. Peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran.

3. Meningkatnya akreditasi sekolah berdasarkan skor literasi dan numerasi

4. Tersedianya data pembelajaran berbasis AI untuk monitoring perkembangan siswa.

5. Model implementasi teknologi pendidikan yang dapat direplikasi di wilayah lain.

Program GURUBOT merupakan upaya untuk menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang inklusif dan adaptif bagi siswa sekolah dasar, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan akses pembelajaran digital. Melalui kolaborasi antara sekolah, guru, pemerintah daerah, dan tim program, diharapkan program ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia. Pendamping Satuan Pendidikan Sekolah Dasar:

1. Johnny Eduard Rihi, S.Pd.

2. Rukiyati, S.Pd

3. Marthen Boboy, S.Pd, M.Pd



Johnny Eduard Rihi, S.Pd, Korwas Dinas P&K Kota Kupang juga selaku Pendamping kegiatan ini, atas nama Plt.Kadis P&K Kota Kupang menyampaikan sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada teman-teman narasumber dari Jakarta sekaligus bersyukur oleh karena ketika kota ini ditingkat Numerasi dan literasi belum terlalu memuaskan selama ini justru terjadi pada hari ini kita mendapat penguatan kembali sebagai guru dalam kegiatan Launching dan Pelatihan guru dalam program GuruBot. Johnny Eduard Rihi, S.Pd, Korwas Dinas P&K Kota Kupang berharap kesempatan Launching dan Pelatihan guru ini dimanfaatkan oleh peserta dengan sebaik-baiknya agar kita memiliki beragam metode pembelajaran yang berguna dalam upaya bersama meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa. 

Selanjutnya Johnny berterima kasih kepada Tim dari Jakarta dan semua peserta yang berperan aktif serta terlibat langsung didalam kegiatan ini, kiranya kita dapat mengikuti kegiatan ini sampai selesai. 

Johnny Eduard Rihi, S.Pd, Korwas Dinas P&K Kota Kupang selanjutnya atas nama Plt.Kadis P&K Kota Kupang membuka kegiatan ini dengan resmi, selanjutnya memberi penghormatan kepada Tim Skyful dari Jakarta dengan pengalungan selendang. Kegiatan ini diikuti oleh 111 peserta yang datang dari 22 sekolah SD/MI se-kota Kupang dan berlangsung selama satu hari.

Siaran pers ini dipublikasikan oleh Gl🌏baltwo indo🇮🇩media.#AyoBangunNTT.  *Vhe5eryputlynd*doc.glbltw.III.Akhirmei2026***

IKLAN: GL🌏BALTWO INDO🇲🇨MEDIA

IBU KOTA NUSANTARA









NUSA TENGGARA TIMUR

NUSA TENGGARA TIMUR

KALABAHI ALOR-NTT

Lanjut:
Moru Mart-Mebung Mart-Mali Mart-Bukapiting Mart,Wolwal Mart-Mola Mart-Batunirwala Mart-Apui Mart-Kolana Mart-Mataru Mart Dan Lainnya




KOTA KUPANG DENGAN ICON: BUNGA SEPE

*MOBIL LISTRIK MASUK KOTA KUPANG*
















Iklan

Iklan