Dari Titik Nol Km Mahasiswa San Pedro Kupang Victor Dethan Ukir Prestasi Di Timnas Sepakbola


Kupang, 1 Juni 2026

Dari Titik Nol Km Mahasiswa San Pedro Kupang Victor Dethan Ukir Prestasi Di Timnas Sepakbola

Dari titik Nol Km Kota Lama Kupang- NTT, Kota yang dulu jantung perjuangan kemerdekaan RI di wilayah pulau Timor serta perkembangan dan kemajuan provinsi NTT, Kota yang menyimpan sejuta cerita historis, kota yang tidak akan dilupakan sejarahnya yang menjadi tumpuan dan harapan dari setiap generasi kembali mengukir sejarah baru yang menggetarkan segenap insan di persada Nusantara, pasalnya, dititik nol km ini Universitas San Pedro hadir mempersembahkan seorang mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) UNISAP. Victor Dethan menjadi Atlet Nasional, pemain Timnas Sepakbola sejak Usia 16, 18 , 20 dan kini U-23 Tahun, sebagai wujud menyatakan syukur dan terimakasihnya kepada bumi Flobamora, Victor Dethan Familly Tim dan Vans mania bersama awak media provinsi berpadu dalam Jumpa bersama di Universitas San Pedro Kupang pada Senin 1 Juni 2026;


Acara ini dikemas dalam bentuk Media Gathering dan dihadiri oleh pimpinan yayasan, dosen, mahasiswa, pelajar, serta insan pers.

Kehadiran pemain bola berbakat Timnas kelahiran Noelbaki tersebut mengusung Thema spirit : Dari Lapangan untuk negeri, dari kita untuk Garuda. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah inspirasi bagi generasi muda sekaligus momentum kebersamaan antara atlet nasional dan masyarakat NTT lewat serangkaian agenda, mulai dari Talk Show Inspiratif, Meet & Greet, pertandingan eksibisi (exhibition match), hingga penandatanganan jersey fans.

​Wakil Rektor III Universitas San Pedro, Timoteus Ajito, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan penghormatan besar atas kehadiran Victor, yang juga merupakan mahasiswa kebanggaan Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) UNISAP.


​Ketua Yayasan UNISAP sekaligus ayah kandung Victor, Pendeta Dr. Jonson Dethan, mengungkapkan rasa haru mendalam pada sesi talk show tersebut. Ia menceritakan bahwa untuk mencapai titik ini, anak ke-3 dari 7 bersaudara tersebut harus melewati seleksi yang luar biasa ketat sejak usia 16 tahun hingga akhirnya dipercaya membela Tim Nasional. Menurutnya kesempatan kali ini perlu diambil oleh keluarga guna memenuhi permintaan dan keinginan Vans dan masyarakat luas juga Univ.San Pedro guna berjumpa bersilaturahim dengan berbagai komunitas. Sebab menurutnya Victor bukan lagi milik keluarga atau kampus ini saja, tetapi milik kebanggaan bangsa. Victor sudah berjuang untuk negara Indonesia. Di Jawa atau Makassar, namanya sangat besar, namun di kampung halaman sendiri ia sempat terkejut melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa mengenalinya demikian pernyataan Pendeta Jonson.

​Ia menambahkan bahwa talenta olahraga Victor sudah mulai terlihat sejak dini bersama sang ibu, Marylynn Dethan, yang juga gemar bermain bola. Pendeta Jonson berharap keberhasilan Victor dapat memotivasi generasi muda NTT lainnya agar berani memaksimalkan potensi lokal mereka.



Selama bertahun-tahun menurut pendeta Johson kita menanti momen ini, dan sekarang terwujud. Ia juga memuji komitmen tinggi Victor yang tetap mengutamakan kelanjutan kuliahnya di sela-sela jadwal kompetisi liga profesional yang sangat padat bersama PSM Makassar maupun Timnas.

​Ketua Yayasan UNISAP sekaligus ayah kandung Victor, Pendeta Dr. Jonson Dethan, mengungkapkan rasa haru mendalam dalam sesi talk show tersebut. Ia menceritakan bahwa untuk mencapai titik ini, anak ke-3 dari 7 bersaudara tersebut harus melewati seleksi yang luar biasa ketat sejak usia 16 tahun hingga akhirnya dipercaya membela Tim Nasional.






​Ketua Yayasan UNISAP sekaligus ayah kandung Victor, Pendeta Dr. Jonson Dethan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat NTT dan semua komponen lembaga juga perorangan yang berkontribusi termasuk kepada lembaga ini Universitas San Pedro; Menurutnya lembaga ini terus mendorong kemajuan di daerah NTT termasuk telah dan sementara mengirimkan mahasiswanya ke Israel untuk magang dan bekerja yang menghasilkan uang di sana begitu juga ke Jepang dan negara Eropah lainnya kesemuanya guna transfer ilmu dan pengalaman kelak jika kembali ke daerah ini selain itu juga terus membangun kerjasama dengan lembaga pendidikan dan pemberdayaan di luar negeri dan kiranya dapat membuka kesempatan besar kepada masyarakat luas khususnya generasi muda NTT untuk bergabung bersama lembaga ini, dan semua komponen Universitas San Pedro siap menyambut dan menerima generasi muda yang mau bergabung bersama di San Pedro Kupang. Jhonson Dethan turut memperkenalkan konsep pengembangan Kampus San Pedro yang ingin dibangun berbeda dari kampus pada umumnya. Ia menjelaskan bahwa Universitas San Pedro tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga membuka peluang kerja dan pengalaman internasional bagi mahasiswa. Kami hendak menjadikan Universitas San Pedro berbeda. Kuliah bukan hanya keluar uang, tetapi juga bisa mendapat uang dan pengalaman. Ia juga menjelaskan, mahasiswa yang mengikuti program luar negeri tersebut mendapatkan fasilitas lengkap, mulai dari tiket perjalanan, tempat tinggal, hingga penghasilan selama menjalani program. 

Harapan kedepan juga kiranya dapat membuka klub - klub sepak bola menurut kelompok usia dan selanjutnya kiranya mendapat dukungan dari pihak Pemerintah Provinsi NTT dan komponen terkait.



Ia juga menceritakan latar belakang kehidupannya yang berasal dari Tarus, Kabupaten Kupang. Baginya, jika seseorang dari daerah sederhana mampu melahirkan pemain tim nasional seperti Victor, maka generasi muda lain juga memiliki peluang yang sama untuk berhasil dan menjadi kebanggaan bangsa.

Selanjutnya kegiatan ini ditutup dengan silaturahim bersama juga sesi foto bersama Vans dan Mahasiswa, Para dosen serta awak media***

Siaran pers ini dipublikasikan oleh Gl🌏baltwo indo🇮🇩media.#AyoBangunNTT.  *Vhe5eryputlynd*Doc.glbltw.III.Juni2026.

IKLAN: GL🌏BALTWO INDO🇲🇨MEDIA

IBU KOTA NUSANTARA









NUSA TENGGARA TIMUR

NUSA TENGGARA TIMUR

KALABAHI ALOR-NTT

Lanjut:
Moru Mart-Mebung Mart-Mali Mart-Bukapiting Mart,Wolwal Mart-Mola Mart-Batunirwala Mart-Apui Mart-Kolana Mart-Mataru Mart Dan Lainnya




KOTA KUPANG DENGAN ICON: BUNGA SEPE

*MOBIL LISTRIK MASUK KOTA KUPANG*

















Iklan

Iklan