Wagub NTT Dorong Kebangkitan Kenari Alor Dan Pengembangan Komoditas Endemik Untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat


     Gl🌏baltwo indo🇮🇩media/ijin share/kpg/23/6/202

Wagub NTT Dorong Kebangkitan Kenari Alor Dan Pengembangan Komoditas Endemik Untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat 

Kalabahi, 23 Juni 2026 

Wakil Gubernur Nusa Tenggaran Timur (NTT) menghadiri kegiatan Talkshow Membangun Inclusive Markets Kenari Alor yang diselenggarakan oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) pada Selasa (23/6/2026) di Aula Gereja Pola Tribuana, Kalabahi, Kabupaten Alor.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Bely; National Program Manager INCLUSION WVI, Vinsensius Suwandi; Kepala BRIN Perwakilan Provinsi NTT, Prof. Dr. Evert Julianes Hosang; Perwakilan Kementerian Hukum Provinsi NTT, Dra. Dince Ellensia Bule Lado, M.Si.; Owner CV. Beumopo Elba Jaya, Harsany Olvira Ballo; Ketua MPIG, Daniel Laure; serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi NTT.



Turut mendampingi Wakil Gubernur NTT, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTT, Alexon Lumba; Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat, Henderina Laiskodat; dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi NTT, Noldi Pelokila.

Dalam sambutannya, National Program Manager INCLUSION WVI, Vinsensius Suwandi, menjelaskan bahwa program INCLUSION yang didanai Pemerintah Australia saat ini berjalan di Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, dan Sulawesi Tengah, serta akan berakhir pada tahun 2027. Program tersebut bertujuan meningkatkan ekonomi keluarga dan membuka akses pasar bagi para petani melalui pengembangan berbagai komoditas unggulan daerah.




Di NTT, program ini mencakup pengembangan komoditas padi, kenari, vanili Alor, dan kacang Sumba. Khusus untuk Kenari Alor, WVI telah memulai upaya pengembangan pasar sejak tahun 2023 melalui konsorsium dan dilanjutkan pada tahun 2024 dengan pembentukan kelompok masyarakat pengolah kenari guna memperluas pemasaran produk hingga ke luar daerah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Bely, menyampaikan bahwa Kabupaten Alor merupakan daerah dengan jumlah Indikasi Geografis (IG) terbanyak di NTT, di antaranya Tenun Ikat Alor, Songket, Vanili Alor, dan Kenari Alor. Menurutnya, pengakuan tersebut merupakan peluang sekaligus tanggung jawab bersama untuk menjaga dan mengembangkan potensi lokal yang dimiliki.




“Pemerintah Kabupaten Alor berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan Kenari Alor, termasuk melalui penyusunan regulasi daerah yang dapat memperkuat tata kelola dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTT menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan kembali komoditas Kenari Alor sebagai salah satu kekayaan hayati unggulan daerah.

“Ini merupakan awal kebangkitan Kenari Alor. Saat ini banyak pohon kenari yang telah ditebang, sehingga momentum ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk kembali menanam pohon kenari di lahan-lahan yang masih tersedia. Jika kita terlambat, kita berisiko kehilangan salah satu komoditas unggulan daerah,” tegas Wakil Gubernur.

Wakil Gubernur juga mengingatkan pentingnya upaya pelestarian sumber daya hayati daerah agar tidak mengalami nasib serupa dengan beberapa komoditas yang kini semakin langka, seperti Apel Soe dan Cendana. Untuk itu, Pemerintah Provinsi NTT berencana mengajukan permohonan kepada BRIN guna melakukan penelitian terkait penyebab menurunnya populasi Apel Soe sebagai bahan pembelajaran dalam upaya konservasi komoditas unggulan daerah.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Wahana Visi Indonesia atas kontribusinya dalam mendorong pengembangan pasar yang inklusif bagi masyarakat. Menurutnya, Kenari Alor merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi yang harus dijaga, dikembangkan, dan dilestarikan secara berkelanjutan.

Selain kenari, Wakil Gubernur juga mendorong pengembangan berbagai tanaman endemik Alor lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi, termasuk mangga kelapa yang menjadi salah satu kekhasan daerah tersebut.


Sebagai tindak lanjut dari hasil diskusi, terdapat beberapa langkah strategis yang akan didorong bersama, yaitu:

1. Melaksanakan pelatihan pengolahan vanili dan pemanfaatan tanaman endemik Alor agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi di pasar. Program tersebut akan diikuti dengan pengawasan dan pendampingan oleh camat serta lurah agar keberlanjutan program dapat terjaga.

2. Melakukan pemetaan wilayah dengan potensi pertumbuhan tanaman unggulan yang paling tinggi untuk selanjutnya diberikan bantuan bibit secara terarah dan disertai pengawasan yang berkelanjutan.


Wakil Gubernur optimistis bahwa pengelolaan potensi sumber daya alam Alor secara maksimal dan berkelanjutan akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Alor memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengelolanya dengan baik, menjaga keberlanjutannya, serta memastikan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas,” pungkas Wakil Gubernur***

Siaran pers ini dipublikasikan atas kerjasama Secret.Wagub NTT - Simphony htl Kalabahi Alor dengan Gl🌏baltwo indo🇮🇩media.#AyoBangunNTT.  *Vhe5eryputlynd*doc.glbltw.VI.2026.@mi.

IKLAN: GL🌏BALTWO INDO🇲🇨MEDIA


IBU KOTA NUSANTARA




BANK INDONESIA DI-IKN







PEMBANGUNAN DI IKN TERUS DIGALAKAN

KOTA SAMARINDA DI WAKTU SENJA 



NUSA TENGGARA TIMUR

NUSA TENGGARA TIMUR

KALABAHI ALOR-NTT

Lanjut:
Moru Mart-Mebung Mart-Mali Mart-Bukapiting Mart,Wolwal Mart-Mola Mart-Batunirwala Mart-Apui Mart-Kolana Mart-Mataru Mart Dan Lainnya


KOTA KUPANG DENGAN ICON: BUNGA SEPE

*MOBIL LISTRIK MASUK KOTA KUPANG*










Iklan

Iklan