Hari Kedua Wagub NTT Tinjau Lokasi Terdampak Bencana Di Manggarai Dan Manggarai Timur,Tekankan Pendataan Kerusakan Juga Pemenuhan Kebutuhan Dasar


Borong, 19 Agustus 2026

Hari Kedua Wagub NTT Tinjau Lokasi Terdampak Bencana Di Manggarai Dan Manggarai Timur,Tekankan Pendataan Kerusakan Juga Pemenuhan Kebutuhan Dasar 

Memasuki hari kedua kunjungan kerja di Pulau Flores pascagempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur, Rabu (19/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas pelayanan publik, perbankan, rumah ibadah, serta posko dan lokasi terdampak bencana. Selain memastikan kondisi di lapangan, kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTT dalam memperkuat koordinasi penanganan bencana, terutama terkait pendataan korban dan kerusakan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Tinjau Gedung Samsat Ruteng yang Rusak Berat



Di Kabupaten Manggarai, Wagub NTT mengawali kunjungan dengan mendatangi Kantor UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Manggarai/Samsat Ruteng. Kedatangan Wagub NTT disambut Kepala Samsat Ruteng, Lorensius Agung, bersama jajaran.

Gedung Samsat Ruteng merupakan bangunan baru yang dibangun pada tahun 2025. Dalam peninjauan tersebut, Wagub NTT melihat secara langsung kondisi gedung Samsat Ruteng yang mengalamikerusakan berat akibat gempa bumi pada 15 Agustus 2026.

Kerusakan yang terjadi menjadi perhatian Pemerintah Provinsi NTT dan selanjutnya perlu dilakukan pendataan serta pemeriksaan teknis untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

Usai meninjau kondisi gedung Samsat Ruteng, Wagub NTT bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Manggarai Timur.

Tinjau Kantor BRI KCP Borong

Setibanya di Borong, Wagub NTT meninjau Kantor BRI KCP Borong yang mengalami kerusakan sangat berat akibat gempa.


Akibat gempa, bangunan mengalami kerusakan sangat berat hingga roboh dan rata dengan tanah.

Wagub NTT meminta agar kondisi tersebut didokumentasikan dan didata secara baik sebagai bagian dari keseluruhan data kerusakan akibat bencana di wilayah Manggarai Timur.

UPTD Pendapatan Manggarai Timur Diminta Tetap Melayani, Jangan Bebani Masyarakat

Kunjungan dilanjutkan ke Kantor UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Manggarai Timur dan disambut Kepala UPTD, Stanis Jawan, beserta jajaran.

Berdasarkan hasil peninjauan, gedung UPTD tersebut mengalami kerusakan ringan. Dalam kesempatan itu, Wagub NTT memberikan arahan agar jajaran tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, namun dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat yang sedang menghadapi suasana duka dan dampak bencana.

“Ini dalam suasana yang berduka, jangan terlalu memaksakan untuk bisa mencapai target. Kita kerja biasa saja,” ujar Wagub.

Ia menegaskan, dalam kondisi bencana seperti saat ini, petugas tidak perlu memaksakan kegiatan penagihan secara 'door to door' maupun kegiatan penilangan.

“Kita harus bekerja dengan situasi normal. Pesan Pak Gubernur, jangan menambah beban masyarakat yang sudah cukup parah,” tegasnya.

Menurut Wagub, pelayanan tetap diberikan kepada masyarakat yang datang secara langsung untuk melakukan pembayaran. Sementara kegiatan mendatangi masyarakat untuk melakukan penagihan untuk sementara tidak perlu dipaksakan.

Ia menekankan bahwa dalam situasi bencana, pemerintah harus hadir dengan memberikan pelayanan sekaligus menunjukkan empati kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

Tinjau UPTD Pengelolaan Hutan

Selanjutnya, Wagub NTT mengunjungi UPTD DLHK Pengelolaan Hutan Wilayah Manggarai Timur** dan disambut Kepala UPTD, Ovy Nggaro Oktafianus, bersama jajaran.

Hasil peninjauan menunjukkan bahwa bangunan mengalami kerusakan ringan akibat gempa. Kondisi bangunan tersebut turut menjadi bagian dari pendataan fasilitas pemerintahan yang terdampak bencana.

Gereja Paroki St. Gregorius Borong Mengalami Kerusakan

Wagub NTT kemudian mengunjungi Gereja Paroki St. Gregorius Borong dan diterima oleh Rm. Wili Findoro.

Gereja tersebut mengalami sejumlah kerusakan akibat gempa, antara lain pada bagian plafon serta munculnya retakan pada beberapa bagian bangunan. Berdasarkan kondisi awal di lapangan, tingkat kerusakan bangunan dikategorikan sedang.

Gereja Paroki St. Gregorius Borong merupakan salah satu gereja terbesar di Kabupaten Manggarai Timur dengan jumlah umat sekitar 5.000 orang dan kapasitas gedung sekitar 1.000 orang.

Kerusakan tersebut menjadi perhatian serius, terlebih gereja tersebut baru saja ditahbiskan beberapa hari sebelum diresmikan.

Kepada pengurus gereja, Wagub NTT menyampaikan agar tetap semangat dalam menghadapi situasi pascabencana. Ia juga meminta agar seluruh kerusakan yang terjadi dilaporkan dan didata secara lengkap sehingga dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan langkah penanganan dan dukungan perbaikan.

“Yang paling penting sekarang adalah kita data dengan baik. Semua kerusakan harus dilaporkan, sehingga pemerintah memiliki gambaran yang jelas dan dapat menentukan langkah penanganannya,” kata Wagub.


Wagub juga menegaskan bahwa penanganan pascabencana membutuhkan kerja bersama dan koordinasi seluruh pihak, baik pemerintah, aparat keamanan, lembaga keagamaan, dunia usaha maupun masyarakat.

Di lokasi Gereja Paroki St. Gregorius Borong, turut hadir jajaran Kepolisian Daerah NTT yang melakukan pengamanan dan mendukung proses penanganan pascabencana.

Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Provinsi NTT kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan penanganan bencana berjalan secara cepat, terkoordinasi dan tepat sasaran, dengan mengutamakan keselamatan masyarakat, pemenuhan kebutuhan dasar, pendataan korban serta kerusakan fasilitas umum dan pelayanan publik.


Pemerintah Provinsi NTT juga terus mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, aparat keamanan, lembaga keagamaan, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat agar proses pemulihan pascabencana dapat dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan***

Siaran pers ini dipublikasikan atas kerjasama Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov.NTT dengan Gl🌏baltwo indo🇮🇩media.#AyoBangunNTT.*Vhe5eryputlynd&biroAPsetda.ntt.(LB).

IKLAN: GL🌏BALTWO INDO🇲🇨MEDIA

EXLUSIVE TO DAY




IBU KOTA NUSANTARA




BANK INDONESIA DI-IKN







PEMBANGUNAN DI IKN TERUS DIGALAKAN

KOTA SAMARINDA DI WAKTU SENJA 




              NUSA TENGGARA TIMUR



A L O R 
TELUK MUTIARA KALABAHI
"TANAH TERJANJI SURGA DI TIMUR MATAHARI"

PADAILAKA MATARU SELATAN ALOR
 PUSAT KERAJAAN ABUI DAN PUSAT INJIL PERTAMA MASUK KE ALOR
( I )

( II )


KALABAHI ALOR-NTT

Lanjut:
Moru Mart-Mebung Mart-Mali Mart-Bukapiting Mart,Wolwal Mart-Mola Mart-Batunirwala Mart-Apui Mart-Kolana Mart-Mataru Mart Dan Lainnya


KOTA KUPANG DENGAN ICON: BUNGA SEPE

*MOBIL LISTRIK MASUK KOTA KUPANG*











Iklan

Iklan