SE 2026 Hadapi Problem Kemanusiaan Nasional, Melek Data Dan Solidaritas Sosial Menekan Kemiskinan



     Gl🌏baltwo indo🇮🇩media/ijin share/kpg/19/8/2026

Kupang, 19 Agustus 2026

SE 2026 Hadapi Problem Kemanusiaan Nasional, Melek Data Dan Solidaritas Sosial Menekan Kemiskinan

Badan Pusat Statistik (BPS) gelar diskusi Terbatas dengan Para Jurnalis Media Provinsi yang diselenggarakan di Aula lantai satu  Kantor BPS NTT jalan  Jl. R. Suprapto No. 5, Kota Kupang, Rabu, 19/8, dan dihadiri 22 awak Jurnalis Media Elektronik, media Online dan media cetak.

Usai Launching Program Nasional SE/2026 yang diselenggarakan setiap 10 tahun pada Sabtu 27/6/2026 (06.30 Witta) gerakan Sensus di laksanakan serentak pada 21 Kab/Dan 1 Kota di NTT untuk mendapatkan data ekonomi masyarakat pada 315 kecamatan dan 3.026 desa (serta sekitar 327 kelurahan, dengan total gabungan desa dan kelurahan mencapai 3.353 atau 3.442 wilayah administratif setingkat desa/kelurahan tergantung pemutakhiran data Kemendagri/BPS). Narasumber  dari BPS NTT dalam kegiatan diskusi terbatas awak media dengan BPS NTT adalah

Indra Achmad Sofian Souri, SST., M.Si. (atau sering ditulis Indra A. S. Sauri/Souri), yang saat ini bertugas sebagai Statistisi Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Pembina Statistik Sektoral dan Diseminasi.

Menurut Indra kegiatan Sensus ini dilakukan secara Keroyokan yaitu menggerakkan seluruh personel, mulai dari pimpinan hingga unsur administrasi, untuk turun langsung ke lapangan guna menuntaskan Sensus Ekonomi 2026. Selanjutnya menurut Orang yang sangat dekat dengan awak media ini mengatakan:

“Langkah menggerakkan semua personil guna pendataan SE/2026  ini diambil agar target 100% pendataan bisa tercapai pada 31 Agustus mendatang, termasuk di wilayah-wilayah yang terdampak gempa di Flores” Tandas Indra yang juga Ketua Tim Pembina Statistik Sektoral dan Desiminasi.

Menurut Indra, setiap petugas ditargetkan menyelesaikan sekitar 12 – 15 pendataan per hari, bahkan lebih dari itu. Jumlah ini mencakup wilayah-wilayah barat yang disinyalir paling terdampak gempa, beberapa waktu lalu dan masih ada petugas yang berada di lokasi.

“Apapun musibah yang Tuhan berikan itu sebetulnya untuk penguatan. Kami juga menyikapinya sebagai bagian dari penguatan petugas,” jelas Indra.

Diakui Indra, ada petugas yang sakit saat menjalankan tugasnya, tapi BPS telah menyiapkan petugas cadangan, mitra-mitra BPS yang berkualitas juga dilibatkan kembali. Bahkan pegawai BPS semua, mulai dari kepala, unsur-unsur administrasi di dalamnya, itu turun lapangan untuk membantu menyelesaikan tugas di wilayah-wilayah,” ungkap Indra.

Dikatakan Indra, pihaknya juga memiliki strategi lapangan yang dibangun, mencakup penguatan untuk petugas yang lemah, penanganan untuk responden yang menolak atau susah ditemui, hingga penelusuran usaha atau keluarga yang tidak ditemukan.

“Kalau ada database yang ternyata tidak ada di sebuah SLS, RT, RW, dusun, itu harus ditelusuri. Apakah betul-betul usahanya hilang, tutup, atau berpindah. Itu penanganan kami di 10 hari terakhir,” tambahnya. Sejumlah awak media dalam diskusi terbatas ini juga mengungkapkan fakta lapangan antara lain: Petugas sensus belum mendata sudah menempel stiker SE/2026, bahkan ada yang berjanji pergi baru nanti kembali namun tidak kembali lagi untuk mendata.

Di daerah pada level desa, kelurahan di temui ada yang mendompleng dengan program daerah masuk bersama-sama dengan program sensus yang berdampak pada pemahaman masyarakat bahwa pendataan ini ada hubungannya dengan perhitungan dan tuntutan pajak dimasa mendatang dan akhirnya masyarakat menghindar menyampaikan informasi terkait data ekonomi secara objektif dan real dan sejumlah temuan lainnya sebagai masukan terhadap BPS NTT; Terkait temuan lapangan ini menurut Narasumber diskusi Indra Achmad Sofian Souri, SST., M.Si. yang saat ini bertugas sebagai Statistisi Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Pembina Statistik Sektoral dan Diseminasi mengatakan ini masukan yang baik guna perbaikan dan akan ditindaklanjuti kedepannya. Dia sendiri Indra berterimakasih atas partisipasi media sebagai pilar demokrasi dalam peran bersama pentahelix guna mensukseskan SE/2026**

Siaran pers ini dipublikasikan oleh Gl🌏baltwo indo🇮🇩media.#AyoBangunNTT.*Vhe5eryputlynd.doc.glbltwo.VIII.2026

IKLAN: GL🌏BALTWO INDO🇲🇨MEDIA

EXLUSIVE TO DAY




IBU KOTA NUSANTARA




BANK INDONESIA DI-IKN







PEMBANGUNAN DI IKN TERUS DIGALAKAN

KOTA SAMARINDA DI WAKTU SENJA 




              NUSA TENGGARA TIMUR



A L O R 
TELUK MUTIARA KALABAHI
"TANAH TERJANJI SURGA DI TIMUR MATAHARI"

PADAILAKA MATARU SELATAN ALOR
 PUSAT KERAJAAN ABUI DAN PUSAT INJIL PERTAMA MASUK KE ALOR
( I )

( II )


KALABAHI ALOR-NTT

Lanjut:
Moru Mart-Mebung Mart-Mali Mart-Bukapiting Mart,Wolwal Mart-Mola Mart-Batunirwala Mart-Apui Mart-Kolana Mart-Mataru Mart Dan Lainnya


KOTA KUPANG DENGAN ICON: BUNGA SEPE

*MOBIL LISTRIK MASUK KOTA KUPANG*










Iklan

Iklan