Badai Polemik Multy Problem Peternakan NTT Oleh Karena Kebijakan KSOP Syahbandar Kupang Akan Segera Berlalu






 Kupang, 9 September 2026

Badai Polemik Multy Problem Peternakan NTT Oleh Karena Kebijakan KSOP Syahbandar Kupang Akan Segera Berlalu

Polemik penolakan pengangkutan ternak babi  melalui Pelabuhan Bolok, Kupang, memasuki babak baru. Persoalan yang  berdampak langsung terhadap peternak, pedagang, pengusaha, hingga mata rantai ekonomi masyarakat itu dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD NTT /Rapat gabungan Komisi 4 dan Komisi 2 bersama pihak terkait yakni: Perhubungan, Karantina, ASDP, KSOP(Syahbandar)Tenau Kupang, KP3L, dan lainnya pada hari Selasa,1 September 2026. RDP dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD NTT, Ir. Emilia J. Nomleni, dan turut dihadiri Wakil Ketua III DPRD NTT Kristien Samiyati Pati, Ketua Komisi IV Patrianus Lali Wolo, serta Ketua Komisi II DPRD NTT Leonardus Lelo yang kemudian memimpin jalannya rapat. Emilia Nomleni menegaskan,DPRD NTT tidak ingin persoalan tersebut berlarut-laruttanpa solusi. Menurutnya,persoalan pengangkutan ternak melalui Pelabuhan Bolok perlu dilihat secara menyeluruh,termasuk dari  sisi aturan,kesehatan hewan, kepentingan masyarakat, dan dampaknya terhadap perekonomian. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam RDP untuk tetap tenang dan mengedepankan komunikasi agar dapat menemukan jalan keluar. RDP dihadiri oleh Kadis Perhubungan NTT, Plt.Kadis Peternakan NTT, ASDP, KP3 Laut Kupang, KSOP Tenau Kupang melalui zoom meeting dari Surabaya (tanpa perutusan /perwakilan dari Kupang), Karantina Tenau Kupang dan sejumlah undangan terkait. Rapat RDP di hadiri oleh: Perhimpunan Peternak Sapi NTT, Perhimpunan Peternak Unggas NTT, Perhimpunan Peternak Babi, dan Para Peternak P3B2 NTT. (Setelah melewati diskusi yang dan debat konstruktif  RDP Menghasilkan Rekomendasi SBB:

1. Dinas Peternakan NTT, Dinas Perhubungan NTT, Karantina dan ASDP Besok tanggal 2/9/2026 berkoordinasi dengan KSOP  menyampaikan hasil RDP ini dan minta dekresi serta mengeluarkan surat izin berlayar untuk 10 Armada ternak babi yang telah memenuhi seluruh standar perizinan dan kelengkapan dokumen untuk berlayar dari pelabuhan Bolok Kupang  pada besok  Rabu 2/9/2026 ke Pelabuhan Waingapu.

2. Ternak yang diangkut menggunakan kendaraan Pic Up atau kendaraan Truk atau sarana pendukung lainnya sesuai syarat teknik Permenhub.

3. Dinas Peternakan, Dinas Perhubungan NTT segera bertindak dan berkoordinasi dengan Gubernur NTT  terkait kapal ternak untuk kabupaten/kota Kepulauan di NTT dan jika belum ada kapal ternak maka besok tanggal 2/9/2026 ternak dapat diberangkatkan dari pelabuhan Bolok Kupang ke Pelabuhan Waingapu Sumba Timur.

4. Distribusi pangan di NTT jangan dihambat , utamakan kebutuhan pangan rakyat NTT tidak menghambat usaha dari pengusaha, peternak NTT.

5. DPRD NTT Mendukung ekonomi pengusaha peternak NTT .

Hasil RDP telah berdampak dibukanya pelayaran dari KSOP, sejumlah ternak diberangkatkan pada hari Rabu 6/9/2027 (2 Armada);  pada hari Jumat 1/9/2026 (1 Armada) Namun pada Senin Jadwal Kapal ASDP ke Waingapu 7/7)2026; 7 Armada ternak, ditolak oleh KSOP Syahbandar Tenau Kupang untuk diberangkatkan dengan sejumlah skenario dan itu bukan ranah peternak.

Peternak dikecewakan lagi, kecewa terhadap  kebijakan KSOP dan mereka para peternak pulang dengan penuh haru dan tangis. Jadi sangat mengecewakan perlakukan KSOP melarang keberangkatan ini. Hari ini mereka hadir di Paripurna DPRD NTT guna memohon hak mereka sesuai janji DPRD NTT melalui RDP DPRD NTT Selasa 1/9/2026. Serta tanggung jawab Pemerintah NTT kepada mereka pahlawan PAD NTT Selama ini.

Sidang Paripurna ke-89, Dimasa Sidang I tahun 2026/2027 DPRD NTT yang diselenggarakan malam ini (Selasa,8/9/2026) pukul (19.00) yang berlangsung di ruang sidang utama. Usai penyampaian tanggapan fraksi-fraksi DPRD NTT terhadap Rancangan Perubahan APB Daerah Provinsi NTT yang disepakati untuk tidak dibacakan oleh karena semua fraksi menerima Nota Keuangan Rancangan Perubahan APB Daerah yang diajukan Pemprov NTT dan menerima secara menyeluruh, Sejumlah anggota DPRD NTT menyampaikan aspirasi masyarakat juga terkait masalah peternak babi yang belum usai oleh karena kebijakan yang tidak sewajarnya dilakukan oleh KSOP Syahbandar Tenau Kupang yakni kebijakan lisan kepada ASDP dan para peternak, pedagang, pengusaha tanpa dasar yang jelas, diskriminatif, arogan dan tidak mengedepankan sinergy dan kolaboratif, kurang komunikatif, menghindar dari permasalahan, bahkan berseberangan dengan Pemprov NTT dalam rangka peningkatan PAD. 


Hujan interupsi mewarnai Paripurna Dewan terkait permasalahan yang dihadapi para peternak NTT para anggota dewan memohon jawaban wakil gubernur NTT ,  Selanjutnya Wagub juga menyampaikan " menyangkut dengan masalah babi kali ini disampaikan, saya juga baru tahu, dulu, tahun lalu kalau tidak salah, Saya bantu peternak itu hanya masalah perijinan lewat dari Sumba Timur ke Sumba Tengah, waktu itu Bupati Sumba Timur tidak mau oleh karena virus ASF masih tinggi, setelah saya telepon Bupati, tolong, ini hanya lewat saja, hewan-hewan semua sudah di periksa kesehatan oleh Karantina Hewan dan juga regulasi lainnya dipenuhi dan tidak terdapat penyakit tolong agar bisa lewat langsung ke Sumba tengah dan Sumba Barat dan lainnya, akhirnya Bupati Ijinkan; Nanti besok akan kita koordinasikan dengan pihak KSOP Syahbandar Kupang", Jelas Wagub Johny Asadoma.

      KETUA P3B2 NTT BPK.MARTEN BILLI DI RUANG SIDANG DPRD NTT

Diluar ruang Sidang utama DPRD NTT, telah menanti Ketua Peternak Babi P3B2 NTT dan anggota dan pada saat yang sama berjumpa dengan sejumlah anggota DPRD NTT antara lain Simson Polin (anggota Komisi IV DPRD NTT Asal Dapil II NTT : Gerindra); Kristin Samiyati Pati,SP (Wakil Ketua DPRD NTT Asal Dapil III-Daratan Sumba : Nasdem); Stev Come Rihi,SH (Anggota Komisi I DPRD NTT Asal Dapil III NTT-Daratan Sumba : Gerindra) dan juga terlihat media ini ada Kadis Perhubungan NTT Frederik Christian Purwanto Koenunu,S.T.,M.H . 

Setelah menyampaikan aspirasi Wagub NTT Menyampaikan siap menindaklanjuti aspirasi para peternak dan besok (red. Rabu 9/9/2026); Akan dilakukan kordinasi dengan KSOP dan unsur terkait**

Siaran pers ini dipublikasikan atas kerjasama Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov.NTT dengan Gl🌏baltwo indomedia. #AyoBangunNTT*Vhe5eryputlynd.glbltwo&biroAPsetda.ntt(BS).

IKLAN: GL🌏BALTWO INDO🇲🇨MEDIA

EXLUSIVE TO DAY






IBU KOTA NUSANTARA




BANK INDONESIA DI-IKN

Siaran pers ini dipublikasikan atas kerjasama Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov.NTT dengan Gl🌏baltwo indomedia. #AyoBangunNTT*Vhe5eryputlynd.glbltwo&biroAPsetda.ntt(BS).

IKLAN: GL🌏BALTWO INDO🇲🇨MEDIA

EXLUSIVE TO DAY






IBU KOTA NUSANTARA




BANK INDONESIA DI-IKN







PEMBANGUNAN DI IKN TERUS DIGALAKAN

KOTA SAMARINDA DI WAKTU SENJA 




              NUSA TENGGARA TIMUR



A L O R 
TELUK MUTIARA KALABAHI
"TANAH TERJANJI SURGA DI TIMUR MATAHARI"

PADAILAKA MATARU SELATAN ALOR
 PUSAT KERAJAAN ABUI DAN PUSAT INJIL PERTAMA MASUK KE ALOR
( I )

( II )


KALABAHI ALOR-NTT

Lanjut:
Moru Mart-Mebung Mart-Mali Mart-Bukapiting Mart,Wolwal Mart-Mola Mart-Batunirwala Mart-Apui Mart-Kolana Mart-Mataru Mart Dan Lainnya

 



KOTA KUPANG DENGAN ICON: BUNGA SEPE

*MOBIL LISTRIK MASUK KOTA KUPANG*
















PEMBANGUNAN DI IKN TERUS DIGALAKAN

KOTA SAMARINDA DI WAKTU SENJA 




              NUSA TENGGARA TIMUR



A L O R 
TELUK MUTIARA KALABAHI
"TANAH TERJANJI SURGA DI TIMUR MATAHARI"

PADAILAKA MATARU SELATAN ALOR
 PUSAT KERAJAAN ABUI DAN PUSAT INJIL PERTAMA MASUK KE ALOR
( I )

( II )


KALABAHI ALOR-NTT

Lanjut:
Moru Mart-Mebung Mart-Mali Mart-Bukapiting Mart,Wolwal Mart-Mola Mart-Batunirwala Mart-Apui Mart-Kolana Mart-Mataru Mart Dan Lainnya

 



KOTA KUPANG DENGAN ICON: BUNGA SEPE

*MOBIL LISTRIK MASUK KOTA KUPANG*










Iklan

Iklan